Koperasi Simpan Pinjam


TUGAS EKONOMI KOPERASI

Nama   : Destiana Aulia

NPM    : 11218773

Kelas   : 3EA08




Sesuai dengan namanya, koperasi simpan pinjam merupakan koperasi yang menyediakan pelayanan dalam hal peminjaman dan penyimpanan uang untuk para anggotanya. Berbeda dengan bank, jenis lembaga keuangan ini memiliki mekanisme kerja yang demokratis sehingga bunga di didapat dari hasil pinjamanpun akan dibagikan secara adil kepada para anggotanya.

Selain itu, bunga yang ditawarkan juga cenderung lebih ringan dan proses pelunasan juga dapat dibayarkan secara mengangsur.

           

Skema Asal Dana Koperasi Simpan Pinjam

  •       Simpanan Pokok

Sistem koperasi simpan pinjam tidak bisa dilepaskan dari simpanan pokok anggota. Jenis asal dana ini merujuk pada uang setoran sejumlah tertentu yang harus dibayarkan saat pertama kali bergabung. Uang ini baru boleh diambil kembali saat anda sudah tidak menjadi anggota koperasi.

  •  Simpanan Wajib

Simpanan wajib ini bisa disebut simpanan berkala dimana uang dengan jumlah tertentu akan diserahkan ke koperasi dalam jangka waktu tertentu tergantung kesepakatan bersama. Sama seperti simpanan pokok, Anda juga tidak bisa mengambil dana ini selama menjadi anggota koperasi.

Walau mengandung embel-embel “wajib”, simpanan ini bersifat sukarela. Keuntungannya adalah melatih anggota untuk menabung dan dapat mengajukan pinjaman yang dananya salah satunya berasal dari terkumpulnya simpanan wajib dari    anggota lainnya. 

  •  Simpanan Sukarela

Sistem koperasi simpan pinjam mengenal simpanan sukarela yang pada intinya tidak mengikat setiap anggota membayar sejumlah uang sesuai kesepakatan. Setiap anggota diperbolehkan membayar uang sesuai kesepakatan, tidak sesuai jumlah yang diatur hingga dapat tidak membayar sama sekali.

Kelebihan lainnya adalah anggota dapat mengambil simpanan ini sewaktu-waktu jika membutuhkan dana. Mereka bisa menikmati bebas biaya administrasi dan lainnya ketika menitipkan simpanan sukarela ini.

  • Dana Hibah

Dana hibah berarti dana hadiah atau pemberian dari suatu individu atau sebuah lembaga. Sang pemberi biasanya tidak terikat harus memberikan dana tertentu dalam jangka waktu tertentu. Dana ini bersifat tambahan untuk menyokong kekuatan dana pinjaman koperasi. Contohnya adalah koperasi karyawan yang memperoleh dana hibah dari kantornya.

 

Sistem Kerja Koperasi Simpan Pinjam

Sistem koperasi simpan pinjam menjunjung tinggi asas gotong royong dimana keuntungan bukanlah untuk satu pihak saja, melainkan untuk semua anggota. Kunci dari keberhasilan koperasi jenis ini adalah kesediaan dan kemampuan setiap anggota membayar iuran rutin.

Iuran rutin inilah yang akan menjadi sumber dana pinjaman. Iuran akan diputar untuk menjadi sumber dana pinjaman bagi yang membutuhkan atau menjadi tabungan yang bisa dipetik hasilnya saat sudah pensiun.  

Yang perlu ditekankan lagi adalah sistem koperasi simpan pinjam mematok bunga yang rendah agar tidak memberatkan anggotanya. Anggota akan merasa aman dengan uang mereka sebab akan produktif, termasuk untuk dirinya sendiri jika suatu saat membutuhkan dana darurat.

Simpanan pokok dan wajib tidak akan hilang sehingga mengurangi kekhawatiran anggota tidak memperoleh Kembali uang yang ia titipkan.

Dengan berbagai keunggulan di atas, tak berlebihan mengatakan sistem koperasi simpan pinjam dapat  yang ramah kantong, tidak seperti meminjam ke bank konvensional atau bahkan rentenir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sunda Pisan!

Formal Invitation Letter and Memo

Cover Letter and Job Advertisement